Pemandu Bakat Siswa:
Melakukan identifikasi ragam keberbakatan anak didik
Melakukan identifikasi ragam kebutuhan belajar anak didik sesuai dengan karakteristik keberbakatan
Memberikan layanan pendidikan sesuai dengan keunikan karakteristik anak didik
Menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sesuai bakat, potensi dan kebutuhan belajar
Pengembangan Kurikulum:
Berdasarkan pemahaman yang akurat atas potensi, bakat dan kebutuhan belajar siswa, guru mngembangkan kurikulum
Dalam mengembangkan kurikulum guru harus mendorong berkembangnya kemampuan berpikir tingkat tinggi yakni berpikir kreatif dan kritis
Kurikulum harus dinamis yang selalu berubah sesuai dengan karakteristik kebutuhan belajar siswa dan konteks kekinian
Perancang desain pembelajaran :
Desain pembelajaran yang dirancang guru idealnya memperhatikan aspek mekanisme kerja otak yang dimulai dari bekerjanya otak emosional (suka atau tidak suka terhadap topik yang diajarkan) kemudian baru memicu bekerjanya otak rasional
Desain pembelajaran harus menumbuhkan rasa suka, keterlibatan diri di pembelajar secara total dan menyulut kebutuhan belajar tahap lanjut
Desain pembelajaran harus menyenangkan, memicu terjadinya pengembangan produk dari apa yang dipelajari, bukan sekedar mendorong murid untuk menghafalkan
Pengelola Proses Pembelajaran :
Kemampuan merancang desain pembelajaran harus dilanjutkan sampai pada kemampuan mengelola atau mengimplementasikan desain pembelajaran
Model Problem Based Learning, Pembelajaran Tematik, Contextual Learning adalah model-model PBM berbasis psikologi humanistik yang harus dikuasai guru
Prinsipnya guru harus mampu menumbuhkan Constructive habits of mind dalam diri siswa sehingga mereka selalu ketagihan untuk terus belajar secara mandiri
Bookmark this post: |




